Buka Musrembang RKPD 2024. Wali kota Berharap Masyarakat Depok manfaatkan Giat ini


Wali Kota Depok, Mohammad Idris membuka dan memberikan sambutan pada acara Musrenbang RKPD 2024, di Hotel Bumi Wiyata, Rabu 15/03/2023.(foto : Lucy)

DEPOK, jurnalitas.com – Dalam Sambutan acara Musyarawarah Perencanaan Pembangunan ( Musrembang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah ( RKPD) tahun anggaran 2024, Wali Kota Depok, Mohammad Idris berharap, elemen masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini Sebagai wadah untuk berdiskusi serta melakukan tukar pikiran antar pemangku kepentingan, baik pemerintah, akademisi, swasta, NGO atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) maupun masyarakat.

Beberapa Materi dari Paparan mengisi acara ini diantaranya bahasan tentang : Dynamic governance dalam kerangka reformasi birokrasi di Indonesia dari Kementrian PAN RB , Rancangan RKPD kota Depok tahun 2024 oleh kepala Bappeda Drs. Dadang Wihana M Si serta Suara Anak dan Lansia mengisi giat Musrembang untuk tahun anggaran 2024 ini

Sementara itu terkait arahan Presiden Joko Widodo tentang Reformasi Birokrasi di antaranya, birokrasi yang berdampak dirasakan langsung masyarakat, reformasi birokrasi bukan tumpukan keras, serta birokrasi lincah dan cepat. Wali kota Mohammad Idris mengatakan, Pemerintah Kota Depok sebagian besar sudah menjalankan arahan dari Presiden Jokowi tersebut. Termasuk transformasi digital dengan program kegiatan di tahun 2024, bagaimana melakukan upaya menyejahterakan masyarakat sesuai arahan Presiden terang orang nomer 1 di kota Depok

Hal lainnya diungkapkannya bahwa
Depok akan mendapatkan penghargaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bersama enam kabupaten dan enam kota se-Indonesia begitu juga Pemerintah Kota Depok akan melaunching Easy Plan sebuah platform digital yang mengajak seluruh citizen dan netizen yang ber-KTP Depok untuk menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan secara langsung tanpa ada perantara

” Di harapkan melalui platform ini,akan dapat meningkatkan partisipasi aktif warga Depok dalam perencanaan program pembangunan ” , tuturnya sambil menambahkan bahwa Pemerintah Pusat juga mengarahkan adanya peningkatan jumlah investasi di daerah. Berdasarkan data terbaru, Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Depok ada meningkat ke angka 5,24. Namun masih di bawah nasional sebesar 5,32 dan provinsi sebesar 5,45. kendala ini diungkapkan Idris karena Faktor utamanya kenaikan LPE nasional dan provinsi ini adanya unsur pertanian, di Kota Depok ini jadi permasalahan karena banyaknya lahan telah berkurang jelasnya

Dalam giat ini dia juga menyoal rencana tematik pembangunan 2024 terdiri dari penataan Jalan Bandung – Cinere Raya, jalur Pedestrian Jalan Raya Cinere, Pembangunan Tugu Batas Jalan Raya Bogor, Pembangunan Mesjid Raya – Jalan Raya Bogor Penataan Jalan Nusantara, Exit tol Cimanggis (Emeralda). Serta Jalur Pedestrian dan PJU Etnik di Jalan M. Yassin, DED Jalur Pedestrian Jalan Proklamasi, Penataan Tugu Simpang Siliwangi.

Begitupun untuk penanganan banjir dilakukan Penataan Jalan Qotrunada di Cipayung Ratujaya dan Jalan Simpang Mampang Kodimserta Penataan Drainase di Situ Pladen. Lalu terkait penanganan Sampah, dengan fokus kegiatan revitalisasi TPA Cipayung, pembentukan bank sampah di setiap RW, revitalisasi sarana pengangkutan sampah, dan mesin pengolah sampah.

Serta, penanganan di sektor ekonomi dan kemiskinan, dengan fokus kegiatan antara lain, optimalisasi Kartu Depok Sejahtera (KDS), Zero New Stunting dan Kelurahan ODF, ketahanan keluarga, Bedah kampung Water Front City, pengembangan pasar rakyat digital, pengembangan ekonomi kreatif melalui event paparnya

Wali kota juga menjabarkan terkait pembangunan ekosistem UMKM, pariwisata perkotaan terpadu, dan pengembangan ekonomi kreatif melalui pemantapan Calendar Of Events (COE) dimana untuk Smart City fokus untuk kegiatan seperti pengembangan digital layanan pemerintahan, penyediaan WIFI di area publik, dan pengembangan perencanaan digital spasial papar Kiai Idris. (Lucy/Rit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *