Ceroboh, Pembongkaran Tower PDAM Depok Makan 3 Korban

DEPOK, jurnalitas.com – Musibah yang menimpa pekerjaan pembongkaran tower milik PDAM Tirta Asasta Kota Depok di Jalan Mawar, RW 04, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, memakan korban, Jumat (15/10). beban tiang menara beton yang sangat berat mengakibatkan crane yang sedang beroperasi hilang kendali, lalu tiang menara tersebut jatuh menimpa dua rumah warga. akibatnya kejadian tersebut membuat tiga warga sekitar menjadi korban.

Adalah ( Y ), bocah perempuan berusia 13 Tahun itu, terhimpit tiang beton saat sedang melakukan zoom meeting Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
“Iya, dia lagi daring (PJJ),” kata Pranowo Sugiarto, Ketua RW 04, Kelurahan Depok Jaya.

Dia menambahkan, setelah mendapat kabar yang mengenaskan terkait tiang menara beton jatuh menimpah rumah warga, dia langsung berkordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok untuk segera dilakukan evakuasi.

“saya merapat kelokasi lalu melihat kondisinya ternyata ada warga yang kejepit, saya langsung kordinasi dengan Damkar Depok untuk segera kemari melakukan evakuasi,” ungkapnya

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional DPKP Kota Depok, Welman Naipospos mengatakan, korban yang tertimpa beton itu selamat setelah petugas melakukan evakuasi. “Korban selamat dan sudah dibawa ke RS. Mitra Keluarga,” ujar nya.

Welman menambahkan, proses evakuasi berjalan selama lima jam. Karena, petugas sangat berhati-hati dalam melakukan evakuasi.

“Iya korban lagi belajar melalui zoom meeting di kamar tidur nya dan tiang menara tersebut jatuh di kamar korban. untuk korban totalnya ada tiga warga yang menjadi korban dalam kejadian tersebut”. jelas Welman.

Setelah berhasil mengevakuasi korban tertimpa tiang menara yang terbuat dari beton itu, petugas Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok terlihat menangis haru.

Sementara itu, Adi, warga RW 04, mengaku prihatin dengan terjadinya kegiatan pembongkaran tower penyimpanan air PDAM. “Harus.lebih profesional dalam menanggani pembongkaran tower yang tingginya lebih dari 35 meter terlebih bangunannya terbuat dari beton semua, ” ujarnya kecewa.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok akan bertanggung jawab atas Insiden jatuhnya crane yang menimpa rumah warga di Jalan Mawar Depok Jaya, Pancoran Mas.

Hal itu dikatakan langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Kota Depok, M Olik Abdul Holik saat meninjau lokasi kejadian.

“Saat ini kami sedang fokus penanganan korban yang masih dilakukan evakuasi bersama petugas,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya akan mengevaluasi pekerjaan tersebut, terkait penyebab kejadian masih diselidiki.

“Terimakasih kepada semua yang terlibat dalam penanganan musibah ini. PDAM akan membantu sepenuhnya atas korban musibah yang terjadi. Kami mohon maaf atas kejadian tersebut dan mudah-mudahan ini yang terakhir,” Imbuh nya. (Lucy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *